There was an error in this gadget

Saturday, March 13, 2010

(Aminuddeen) NAMA DAN SIFAT AL-QURAN

Allah subhanahu wa Taala menamakan Al quran dengan pelbagai nama di dalam al quran antaranya ialah;


1) Alquran


“Al quran ini memberi petunjuk kepada jalan yang lebih lurus.” (Al-Isra’: 9).


2) Kitab


“Telah kami turunkan kepadamu al-kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu.” (Al-Ambiya’: 10).


3) Furqan


“Maha suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqan kepada hamba-Nya agar dia menjadi pemberi peringatan kepada semesta alam.” (Al-Furqan: 1).


4) Zikr


“ Sesungguhnya kamilah yang telah menurunkan az-zikr (Alquran) dan sesungguhnya kamilah yang benar-benar akan menjaganya.” (Al-Hijr: 9).


5) Tanzil


“Dan, Al quran ini Tanzil (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.” (Asy-Syu’ara: 192).
Gelaran Al-Quran dan al-kitab selalunya lebih digunakan berbanding dari nama-nama yang lain. Dalam hal ini, Dr. Muhammad Abdullah Daraz berkata, “Ia dinamakan Quran kerana ia ‘dibaca’ dengan lisan, dan dinamakan al-kitab kerana ia ‘ditulis’ dengan pena. Kedua - dua nama ini menunjukkan makna yang sesuai dengan kenyataannya.”
menamakan al Quran dengan kedua nama ini memberikan isyarat bahawa al quran selayaknyalah ia hendaklah dipelihara dalam aspek hafalan dan tulisan. Dengan demikian, apabila di antara salah satunya terdapat kesalahan, maka yang satu lagi akan membetulkannya. Kita tidak dapat menyandarkan hanya kepada seseorang sebelum hafalannya sesuai dengan tulisan yang telah disepakati oleh para sahabat, sepertimana yang dinukilkan kepada kita dari generasi ke generasi menurut keadaan sewaktu dibuatnya pertama kali. Dan, kita pun tidak dapat menyandarkan hanya kepada tulisan penulis sebelum tulisan itu sesuai dengan hafalan tersebut berdasarkan sanad yang sahih dan mutawatir(bersambung - sambung).
DENGAN PENJAGAAN BEGINI, YANG TELAH DITANAMKAN KE DALAM JIWA UMAT MUHAMMAD S.A.W. UNTUK MENGIKUTI LANGKAH NABI-NYA, MAKA QURAN TETAP TERJAGA DALAM BENTENG YANG KUAT.
HAL INI MENUNJUKKAN AKAN JAMINAN ALLAH TAALA YANG MENJAMIN TERPELIHARANYA QURAN, SEPERTI DIFIRMANKAN-NYA,

“SESUNGGUHNYA KAMILAH YANG TELAH MENURUNKAN AZ-ZIKR (ALQURAN) DAN SESUNGGUHNYA KAMILAH YANG BENAR-BENAR AKAN MENJAGANYA.” (AL-HIJR: 9).
DENGAN DEMIKIAN, AL QURAN TIDAK AKAN MENGALAMI PENYIMPANGAN, PERUBAHAN, DAN KETERPUTUSAN SANAD, SEPERTI TERJADINYA PADA KITAB-KITAB terdahulu.
Penjagaan ini di antaranya menjelaskan bahawa kitab samawi yang lainnya diturunkan sekaligus hanya dalam waktu itu, sedang al Quran diturunkan untuk membetulkan dan menguji kitab-kitab yang sebelumnya. Kerana itu, di dalam al Quran meliputi hakikat - hakikat yang ada di dalam kitab-kitab terdahulu dan menambahnya dengan tambahan yang dikehendaki Allah. Quran menjalankan fungsi kitab-kitab sebelumnya, tetapi kitab-kitab itu tidak dapat menempati posisinya.
Allah telah menakdirkan untuk menjadikannya sebagai bukti sampai hari kiamat. Dan, apabila Allah menghendaki suatu perkara, maka Dia akan mempermudah jalannya ke arah itu. Kerana, Dia Maha bijaksana dan Maha tahu. Inilah alasan yang paling kuat.
Allah telah melukiskan Quran dengan beberapa sifat, di antaranya sebagai berikut.


NUR( CAHAYA)


“Wahai manusia, telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang.” (An-Nisa’: 174).


HUDA(Petunjuk),

Syifa’ (Ubat),

Rahmah (Rahmat),

Mau’izah (Nasihat)


“Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu nasihat dari Tuhanmu dan ubat bagi yang ada di dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Yunus: 57).


MUBIN (YANG MENERANGKAN)



“Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menerangkan.” (Al-Ma’idah: 15).


MUBARAK (YANG DIBERKATI)



“Dan, Alquran ini adalah kitab yang telah kami berkahi, membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya ….” (Al-An’am: 92)


BUSYRA (KHABAR GEMBIRA)


“… yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjadikan petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Baqarah: 97).


‘AZIZ (YANG MULIA)



“Mereka yang mengingkari az-zikr (Alquran) ketika Alquran datang kepada mereka, (mereka pasti celaka). Alquran adalah kitab yang mulia.” (Fussilat: 41).


MAJID (YANG DIHORMATI)

“Bahkan yang mereka dustakan itu adalah Alquran yang dihormati.” (Al-Buruj: 21).


BASYIR (PEMBAWA KHABAR GEMBIRA )

DAN NAZIR (PEMBAWA PERINGATAN)


“Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui, yang membawa khabar gembira dan yang membawa peringatan.” (Fusilat: 3–4).
Setiap penamaan atau pelukisan itu merupakan salah satu makna dalam Quran.

SOFIAN BIN ZAHIR (3995)

No comments:

Post a Comment